Jumat, 29 Januari 2021

Sholat Jamak

 SHOLAT JAMAK, QASAR, DAN SHOLAT JAMAK QASAR

 

A.    A. SHOLAT JAMAK

Pengertian  (bahasa)

Jamak à mengumpulkann / menggabungkan

Pengertian (istilah)

Jamak à mengumpulkan 2 sholat wajib yang dikerjakan dalam satu waktu

Contoh

-          Menggabungkan sholat dhuhur dan ashar (dikerjakan pada waktu dhuhur / ashar)

-          Menggabungkan sholat maghrib dan isya’ (dikerjakan pada waktu maghrib / isya’)

Sholat yang tidak boleh di jamak

-          Subuh (tetap dikerjakan pada waktunya, tidak boleh digabungkan dengan sholat lain)

-          Ashar dan Maghrib

Rukhsah

Keringanan

Hukum Sholat Jamak

Mubah atau boleh (bagi orang yang memenuhi syarat)

Syarat sholat Jamak

-          Musafir (orang yang sedanag dalam perjalanan minimal 81 km)

-          Dalam keadaan tertentu (hujan lebat)

-          Sakit

Macam – macam sholat jamak

a.    Jamak taqdim

Mengumpulkan 2 sholat fardhu dan dikerjakan pada waktu yang awal. Contoh :

-          Mengumpulkan sholat dhuhur dan ashar, dikerjakan di  waktu dhuhur

-          Mengumpulkan sholat maghrib dan isya’, dikerjakan di waktu maghrib

b.    Jamak takhir

Mengumpulkan 2 sholat fardhu dan dikerjakan pada waktu yang akhir. Contoh :

-          Mengumpulkan sholat dhuhur dan ashar, dikerjakan di  waktu ashar

-          Mengumpulkan sholat maghrib dan isya’, dikerjakan di waktu isya’

Tata cara

Jamak Taqdim

a.    Berniat sholat dhuhur Jama’ Taqdim

b.    Sholat Dhuhur 4 rakaat seperti biasa

c.    Salam

d.   Berdiri lagi (langsung, tidak boleh diselingi zikir/doa/bercakap-cakap)

e.    Berniat sholat ashar jamak taqdim

f.     Sholat Ashar 4 rakaat seperti biasa

g.    Salam

 

Jamak Takhir

a.       Berniat sholat dhuhur jama’ takhir

b.      Sholat dhuhur 4 rakaat seperti biasa

c.       Salam, Berdiri

d.      Berniat sholat ashar jamak takhir

e.       Sholat ashar 4 rakaat seperti biasa

f.       Salam

Keterangan

Karena sholat jamak takhir dikerjakan diwaktu yang akhir, maka artinya ketika datang waktu sholat yang pertama kita tidak sholat.

Oleh karena itu, untuk menghormati datangnya waktu sholat, hendaknya ketika waktu sholat pertama sudah tiba, maka orang yang akan menjamak takhir sudah berniat untuk menjamak takhir sholatnya, walaupun sholatnya dilaksanakan pada waktu yang kedua (akhir)

Selasa, 26 Januari 2021

Usman Bin Affan

 

PERJUANGAN DAKWAH KHULAFAUR RASYIDIN (Part III)

Lanjutan Materi SKI Kelas 7 Bab I

E. Usman Bin Affan

z  Lahir di kota Mekkah pada tahun 576 M.

z  Ibunya bernama Arwa binti Kuraiz dan ayahnya bernama Affan bin al Ash. Usman berasal dari keluarga orang kaya

z  Usman masuk Islam pada usia 34  tahun

z  Tidak lama setelah masuk Islam, Usman dinikahkan dengan putrid Nabi Muhammad yang bernama Ruqayyah

z  Setelah Ruqayyah meninggal dunia, Usman dinikahkan kembali dengan putri Nabi yang bernama Ummu Kulsum

z  Oleh sebab itu, Usman diberi gelar Zun Nur Aini artinya orang yang memiliki 2 cahaya

z  Bukti-bukti kedermawanan Usman bin Affan :

-          Membeli sumur “ar Rumah” dari orang Yahudi pada saat kemarau panjang

-          Menjadi orang tua asuh dengan menyantuni anak yatim

-          Mendermakan 20.000 dirham untuk menggali mata air

-          Dalam perang Tabuk, Usman menyumbangkan sekitar 10.000 dinar dan 1.000 untuk kepentingan pasukan Tabuk

z  Usman diangkat menjadi khalifah pada usia 70 tahun

z  Pemberontak bernama Hamran bin Sadan membunuh Usman ketika beliau sedang membaca al Qur’an

z  Peristiwa terbunuhnya Usman oleh kaum pemberontak dalam sejarah Islam dikenal sebagai al fitnah al kubra

z  Kekhalifahan Usman berlangsung selama 12 tahun. Berikut kebijakan-kebijakan yang ditempuh Usman ketika menjadi khalifah :

-          Perluasan wilayah

-          Standarisasi al Qur’an

Usman membentuk tim yang terdiri dari 4 orang yang diketuai oleh Zaid bin Tsabit, dibantu oleh Abdullah bin Zubair, Said bin Ash dan Abdurrahman bin Harits. Bertugas menggandakan menjadi 7 buah. Al Qur’an asli disimpan di madinah yang disebut “Mushaf Imamah / Mushaf Usmaniyah. Sedangkan salinannya disebutt “Al-Mushaf”, mushaf-mushaf ini dikirim ke wilayah Mekah, Mesir, Syam, Basrah, Yaman, Kufah.

-          Memutasi dan mengangkat pejabat baru

-          Membentuk angkatan laut

-          Memperbaiki dan memperluas masjid Nabawi

Sabtu, 23 Januari 2021

Sunan Muria, Sunan Kudus, Sunan Gunung Jati

WALISANGA (Part III)

Lanjutan Materi SKI Kelas 9 Bab I

7. SUNAN MURIA (Raden Umar Said)

z  Sunan Muria merupakan putra Sunan Kalijaga dengan Dewi Sarah

z  Memiliki nama lain Raden Prawoto

z  Sunan Muria menikah dengan Dewi Sujinah, putri Sunan Ngudung

z  Pusat dakwahnya yakni desa Colo yang terletak di kaki gunung Muria sebelah utara kota Kudus

z  Mendakwahkan Islam sambil mengajarkan keterampilan bercocok tanam, berdagang, dan melaut

z  Salah satu ajaran Sunan Muria yang sangat terkenal yakni perintah untuk melestarikan alam.

z  Beliau wafat dan dimakamkan dipuncak gunung Muria

z  Peninggalan Sunan Muria berupa : Masjid Muria, Tembang Sinom, Kinanti, serta budaya mendoakan orang meninggal (3 hari, 7 hari, 40 hari, 100 hari, mendhak pisan, mendhak pindho, nyewu)

 

8. SUNAN KUDUS (Jaffar Shadiq)

z  Sunan Kudus merupakan putra pasangan Sunan Ngudung dan Syarifah Ruhil

z  Sunan Kudus merupakan cucu dari Sunan Ampel dan juga keponakan Sunan Bonang dan Sunan Drajat

z  Dalam berdakwah, Sunan Kudus dikenal bersikap toleran terhadap budaya dan adat Jawa Hindu Budha

z  Beliau membuat bangunan masjid bergaya Hindu. Dan ketika hari Raya Qurban Sunan Kudus menyembelih Kerbau bukan Sapi

z  Beliau merupakan ulama yang bergelar waliyul ilmi karena memiliki segudang ilmu, dan terkenal sebagai panglima perang.

z  Sunan Kudus wafat pada tahun 1550 M dan dimakamkan disebelah barat Masjid Kudus

z  Peninggalan beliau antara lain : Masjid Menara Kudus, Maskumambang, Mijil

 

9. SUNAN GUNUNG JATI (Syarif Hidayatullah)

z  Sunan yang banyak berjasa dalam menyebarkan Agama Islam di daerah Jawa Barat. Berdakwah di daerah Cirebon

z  Ibunya bernama Nyai Larang Santang dan ayahnya Maulana Sultan Mahmud

z  Di Cirebon, Sunan GUnung Jati mendiirikan Kesultanan Cirebon yang juga dikenal sebagai Kesultanan Pakungwati

z  Beliau bersama putranya, Maulana Hasanuddin juga melakukan ekspedisi ke Banten

z  Ketika kembali ke Cirebon, Banten diserhakan kepada putranya, Sultan Maulana Hasanuddin

z  Pada usia ke 89 tahun, beliau mundur dari jabatnnyahanya untuk menekuni dakwah. Pimpinna kekuasaan Cirebon diserahkan kepada Pangeran Pasarean

z  Beliau wafat dalam usia 120 tahun di Cerebon. Di makamkan di daerah Gunung Sembung, Gunung Jati.

 

PENDEKATAN PSIKOLOGIS KUNCI KESUKSESAN WALISANGA DALAM BERDAKWAH

a.       Mengenalkan ajaran Islam dengan pendekatan persuasif

b.      Tidak menentang adat dan budaya yang bertentangan dengan Islam secara frontal

c.       Memanfaatkan symbol-simbol agama Hindu-Budha

d.      Memasukkan nilai Islam ke dalam budaya lokal

Jumat, 22 Januari 2021

Lanjutan Macam-macam Aliran dalam Islam

 ALIRAN-ALIRAN DALAM ISLAM

 

Mapel KE NU AN

BAB V (Semester II)

Lanjutan

 

B.   Macam-macam Aliran dalam Islam

5.     Syiah

Ó Kaum yang berfatwa bahwa yang mmebuat perbuatan manusia adalah Tuhan.

Ó Dipelopori oleh Abu Abdillah Husein bin Muhammad an Najar

Ó Terpecah menjadi 3 gollongan

6.     Khawarij

Ó Kaum yang berfatwa bahwa manusia itu majbur, yakti tidak berdaya apa-apa dan semua perbuatannya atas kuasa Tuhan

Ó Dipelopori oleh Jaham bin Safwan

Ó Dinamakan Jabariyah karena berarti mereka mempunyai keyakinan bahwa tidah ada usaha dan ikhtiyar bagi manusia

Ó Terpecah menjadi 1 aliran saja.

7.     Mu’tazilah

Ó Kaum yang berpendapat bahwa Tuhan itu tidak punya kemiripan dengan manusia (bertangan, berkkai, duduk, dll)

Ó Dipelopori oleh Abu Abdillah bin Hamid bin Ali al Warraq

Ó Terpecah menjadi 1 aliran saja

 

C.   Aliran Ahlussunnah Waljama’ah (Aswaja)

-         Ahlun : golongan. Assunnah : apa-apa yang datang dari Rasulullah baik berpa perkataan, perbuatan, dan ketetapan. Jama’ah : kumpulan

-         Jadi, Aswaja : kaum muslimin yang menganut serta mengamalkan ajaran Islam secara murni sesuai apa yang diajarkan Rasulullah dan para sahabat sampai turun temurun.

-         Dikembangkan oleh :

a.     Abu Hasan Al Asy’ari

Lahir di Basrah thn 260, kemudian pengikutnya disebut kaum Asy’ariyah

b.     Abu Mansur al Maturidi

Lahir di Maturidi, Samarkand thn 268

-         Bidang akidah : Abu Hasan al Asy’ari & Abu Mansur al Maturidi

-         Bidang syariah (fikih) : salah satu 4 madzhab (Hanafiyah, MAlikiyah, Syafi’iyah, dan Hambaliyah)

-         Bidang akhlak (tasawuf) : Imam al Ghozali & Abu Qasim al Junaidi

-         NU, organisasi terbesar di Indonesia sejak 31 Januari 1926 telah menyatakan diri sebagai organisasi Islam yang berhaluan Aswaja, yang memiliki karakter tawasut (moderat), tasamuh (toleran), tawazun (harmoni)

 

D.   Hikmah Adanya Aliran-Aliran dalam Islam

-         Mengetahui sejarah munculnya aliran-aliran dalam Islam

-         Memantapkan paham Aswaja

-         Memunculkan sikap toleran tentang keberagaman.